kebutuhan-pokok

Tren Harga Bahan Pokok Naik, DPR Minta Mendag Antisipasi

FOKUSBISNIS.,COM , JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IV DPR, Heri Gunawan meminta Kementerian Perdagangan segera mengantisipasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok sejak dini. Jika tidak, akan berdampak pada kenaikan inflasi.

Saat ini, berdasarkan laporan dari Bank Indonesia, laju inflasi pada April 2015 sudah mencapai 6,79 persen.

“Laju inflasi tersebut adalah yang tertinggi jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan ASEAN seperti Malaysia, Filiphina, Thailand,” kata Heri Gunawan.

Heri Gunawan melihat daftar harga barang kebutuhan pokok periode Mei 2015 mulai menunjukkan tren naik. Ia menilai, masyarakat mesti mengeluarkan kocek lebih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dari biasanya.

“Naiknya harga-harga barang kebutuhan pokok tersebut tentunya akan sangat memberatkan masyarakat. Mereka akan mengalokasikan pengeluaran rumah tangga lebih tinggi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Elpiji dan tarif dasar listrik (TDL). Alokasi pengeluaran itu bahkan bisa mencapai 40 persen,” kata Heri, Jumat (29/5/2015).

Heri menilai Kementerian Perdagangan kelihatan bingung dan tidak punya arah sama sekali dalam ihwal pengelolaan dan pengendalian barang kebutuhan pokok yang makin hari makin melonjak. Heri mendorong agar pemerintah segera mengeluarkan Perpres tentang penetapan dan penyimpanan barang kebutuhan pokok.

“Sudah sepantasnya Perpres tersebut memuat kebijakan khusus menghadapi kondisi-kondisi tertentu seperti pemberian harga khusus pada hari-hari besar keagaman seperti bulan puasa dan Idul Fitri, penetapan harga eceran tertinggi dalam rangka operasi pasar, dan pemberian subsidi. Dengan begitu, beban rakyat relatif berkurang dan kepentingan pasar domestik bisa terlindungi,” tegasnya.

Perpres tersebut, ujarnya, akan mengatur kewenangan Menteri Perdagangan secara lebih jelas dan tegas. Saat ini, kewenangan Menteri Perdagangan masih terbatas pada kondisi-kondisi normal. (ars)