PT PP (Persero) Tbk (PTPP).

PTPP Raih Penghargaan Green Building Awards

Fokusbisnis.com, Jakarta – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil menerima berbagai penghargaan bertaraf internasional. Di antaranya, penghargaan dari Asian Civil Engineering Coordinating Council (ACECC) atas pembangunan mega proyek kontainer Terminal 1 di Kalibaru Jakarta dan Asean Green Awards.

Direktur Utama PTPP, Tumiyana mengatakan, penghargaan- penghargaan yang berhasil diraih Perseroan bertaraf internasional membuktikan bahwa Perseroan sedang tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan dengan taraf ASEAN Class Company di sektor konstruksi dan investasi.

“Penghargaan internasional yang diterima oleh PTPP merupakan cerminan kepercayaan para investor domestik dan internasional terhadap kinerja PTPP. Kami sangat berterima kasih pada para klien Perseroan baik Pemerintah, BUMN maupun swasta yang selama ini memberikan kepercayaan terhadap PTPP,” ungkapnya di Jakarta.

Dengan dukungan Tim Greenship Profesional Perseroan dalam menghantarkan proses sertifikasi level tertinggi di Greenship GBCI, yaitu tingkat Platinum dinyatakan sebagai Pemenang “Green Building Awards, Large Green Building Category 2016”. Tidak berhenti hanya di situ saja, penghargaan luar negeri lainnya yang berhasil diraih oleh Perseroan atas pembangunan proyek yang telah dikerjakan, yaitu ASIAN Power Awards 2016.

Penghargaan tersebut diberikan pada Perseroan di Seoul, Korea Selatan dalam acara Asian Power Awards night 2016. Dalam penghargaan tersebut Perseroan menerima Gold Award for Dual Fuel Power Plant of the Year atas pembangunan proyek PLTDG Pesanggaran Bali 200 MW milik PT Indonesia Power. Pembangkit tersebut merupakan yang pertama kali dibangun di Indonesia dengan menggunakan 3 jenis bahan bakar (HSD/ Solar, Marine Fuel Oil & Gas) yang dikerjakan oleh Konsorsium Warsila-PP.

Terkait total order book, PT PP sampai dengan pekan ketiga September 2016 mencapai 60 triliun rupiah, yang terdiri dari perolehan kontrak baru sebesar 21 triliun rupiah dan carry over 2015 sebesar 39 triliun rupiah.

“Sampai dengan pekan ketiga September 2016, kontrak baru Perseroan telah mencapai 68 persen dari total target perolehan kontrak baru yang ditetapkan,” pungkas Tumiyana. (mae/fkb)