rumah3

Meterai Rp 10 Ribu Tidak Dikenakan untuk Pembelian Saham dan Properti

FOKUSBISNIS.COM, JAKARTA – Meterai bertarif Rp 3.000 dan Rp6.000 akan dihapus lalu diganti dengan meterai Rp10.000. Namun untuk dokumen hasil transaksi pembelian saham dan properti tidak berlaku meterai dengan tarif Rp 10.000.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak Kemenkeu Mekar Satria mengatakan, khusus untuk kedua transaksi tersebut akan memungut tarif berdasarkan persentase (ad volerem) sebesar 0,01 persen dari nilai transaksi, yang akan dikenakan pada pembelinya.

“Dua jenis transaksi ini Ditjen Pajak tidak mematok batasan nilai transaksi tertentu,” ujarnya, Rabu (1/7/2015).

Hingga kini, menurut Mekar pembahasan revisi Undang-Undang Bea Meterai masih dalam pembahasan di tingkat Kementerian. Meski dimasukkan dalam Prolegnas tahun ini, pembahasan revisi Undang Undang tersebut bersama DPR diperkirakan akan dilakukan pada September atau Oktober mendatang. Sebab, Ditjen Pajak akan memprioritaskan revisi Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) terlebih dahulu.

Jika pembahasan revisi Undang-Undang tersebut dapat dirampungkan awal tahun depan maka pemberlakuannya akan dilakukan setelah diundangkan. Dengan demikian, diproyeksikan aturan tersebut baru berlaku efektif mulai tahun 2017 mendatang. (ekt)