konglomerat

Konglomerat Pendukung Jokowi Ini Optimis Pemerintah Bisa Atasi Pelemahan Ekonomi

Fokusbisnis.com, Jakarta – Sejumlah konglomerat pendukung Presiden Jokowi yang dipanggil ke Istana Presiden di Bogor menyatakan akan turut membantu mengatasi krisis ekonomi saat ini.

Para konglomerat itu juga optimis, kegiatan bisnisnya tetap berjalan dan meyakini pemerintah mampu mengatasi pelemahan ekonomi. Para taipan tersebut antara lain

Hal ini, berbeda dengan kondisi situasi krisis pada tahun 1998. Kini, para taipan itu, memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung upaya memperbaiki perekonomian dengan komitmen investasi dan ekspansi bisnis.

inilah Daftar Konglomerat Pendukung Jokowi, dan sebagian kutipan komentar mereka yang ditulis Harian Bisnis Indonesia, akan membantu memyelesaikan krisis ekonomi Indonesia, melalui bisnisnya, masing-masing :

1. Ciputra (pendiri Ciputra Group),
2. Tomy Winata (Bos Artha Graha Group),
3. Mochtar Riady (Chairperson Lippo Group), 4. James Riady (Bos Lippo Group),
5. Alim Markus (Bos Maspion Group),
6. Trihatma Kusuma Haliman (Chairperson Agung Podomoro Group),
7. Iwan Setiawan Lukminto (pemilik Sritex Group) dan
8. Sukanto Tanoto (pemilik Raja Garuda Emas Group).

Sukanto Tanoto :
Saat ini adalah momentum yang tepat untuk investasi. Saya mengatakan hal itu di depan Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri serta pengusaha lain di Istana Bogor.

Alim Markus :
Indonesia sedang menyesuaikan diri karena harga komoditas merosot. Sebagai pengusaha yang berpengalaman, saya harus tetap optimistis.

Mochtar Riady
Peerintah agar segera memberikan insentif dan mengurangi pajak kepada pengusaha lokal, serta jangan membuat kebijakan yang mempersulit pelaku usaha di dalam negeri. “Saya yakin kalau sektor properti bertahan, ekonomi kita juga bisa bertahan.”

James Riady :
Tidak ada jalan pintas untuk menghadapi pelemahan ekonomi. Perlu ketenangan dan lebih fokus perhatikan cash flow. Secara makro perlu pemerintah perlu melanjutkan pembenahan sistem, supaya lebih efektif dalam menarik investor.

Ciputra :
Pebisnis properti tidak pernah kehilangan peluang meski dalam kondisi yang cukup sulit seperti saat ini. Meski keadaan pasar lesu, Ciputra Group justru akan melakukan ekspansi secara terukur. pemerintah perlu segera membenahi sejumlah regulasi yang dinilai menghambat kegiatan bisnis.

Trihatma Kusuma Haliman :
Agung Podomoro akan mempercepat pengerjaan proyek yang sudah diluncurkan untuk meminimalkan pengeluaran dan pada saat yang sama dapat menyerap banyak tenaga kerja. Percepatan penyelesaian proyek diperlukan agar ketika kondisi pasar kembali membaik, perusahaan sudah siap dengan suplai yang cukup. (bis)