Msjid Raya Banda Aceh

Kadin Aceh Minta Dibangun Industri Manufaktur

FOKUSBISNIS.COM, BANDA ACEH – Kadin Aceh menyatakan, provinsi Serambi Mekkah ini pasca-tsunami dan perjanjian perdamaian Helsinki, belum menunjukkan kemajuan yang pesat di bidang industri. Bahkan beberapa industri yang ada justru banyak yang gulung tikar. Hal ini tentunya menambah jumlah pengangguran yang berimbas meningkatnya angka kemiskinan.

Untuk itu, Aceh perlu adanya beberapa industri yang harus dibangun baik dengan mendatangkan investor berskala nasional maupun kerja sama dengan investor dari luar negeri. Pemerintah Aceh dalam hal ini sudah berupaya membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, tapi hasilnya belum maksimal untuk menjawab persoalan keterlambatan pembangunan ini.

“Aceh harus dibangun beberapa industri seperti pabrik semen Aceh, pabrik baja Aceh, industri perikanan yang kita kemas dalam bentuk Pesantren Bahari dan peternakan terbesar di dunia. Kemudian pengembangan industri kulit seperti sepatu, baju, tas, dompet dll, serta Pesantren pertanian dan perkebunan,” ujar Wakil Ketua Umum Kadin Aceh, Indra Azmi, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (23/6).

Hal itu diungkapkannya saat mengunjungi Menteri Perindustrian RI Saleh Husin beberapa waktu lalu. Lebih lanjut, Indra Azmi mengatakan potensi Aceh ini luar biasa dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alamnya (SDA). Namun saat ini, industri-industri yang ada masih minim bahkan tidak ada dan tentunya ini menjadi peluang menjanjikan bagi para investor. (gat)