Jokowi Diminta Bersihkan Pungli di Bea Cukai agar Dwelling Time Efektif.

Jokowi Diminta Bersihkan Pungli di Bea Cukai agar Dwelling Time Efektif

Fokusbisnis.com, Jakarta – Bila Presiden Jokowi ingin Dwelling Time di pelabuhan berjalan efektif maka yang pertama dibereskan adalah pungli di bea cukai (customs) di pelabuhan-pelabuhan se-Indonesia.

“Harus ada system yang terbuka dan transparan serta pengawasan melekat di lapangan pada persoalan Bea Cukai, jangan sampai ada permainan-permainan,” kata Direktur Eksekutif Institut Garuda Nusantara (IGN) Romadhon Jn di Jakarta, Senin (17/10/2016).

Permainan-permainan yang kurang baik bisa menghambat kelancaran barang dan menjadikan barang menjadi mahal.

Menurut Romadhon, membereskan pungli di Bea Cukai adalah kunci membereskan pelabuhan. Sebaiknya dibuka saja data-datanya berapa kontribusi dari Bea Cukai terhadap lamanya dwelling time.

Seperti diketahui, persoalan pungli mencuat setelah Presiden memimpin langsung Operasi Tangkap Tangan di Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya di Terminal Kali baru Tanjung Priok, (13/9/2016) Jokowi menyinggung soal lamanya Dwelling Time di Pelabuhan Belawan, Medan dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (tim)