PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Fasilitasi Berbagai Proyek, Waskita Karya Dapat Kredit Sindikasi Rp 4,59 T

Fokusbisnis.com, Jakarta – PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor pembangunan proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Palembang, Sumatera Selatan mendapatkan dukungan pembiayaan dari sindikasi enam bank dan lembaga keuangan senilai 4,59 triliun rupih.

Keenam anggota sindikasi tersebut adalah BNI, BRI, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd. (BTMU), PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan dua Bank Pembangunan Daerah yaitu BPD Sumsel-Babel, dan Bank BJB. Untuk pembiayaan itu, BNI bertindak sebagai original mandated lead arranger & book runner, dan BTMU sebagai mandated lead arranger.

Adapun BRI, PT SMI dan bank bjb sebagai arranger, dan Bank Sumsel Babel sebagai partisipan. BNI memberikan komitmen senilai 1,99 triliun rupiah, BTMU 750 miliar rupiah, kemudian PT SMI, BRI, bank BJB masing-masing 500 miliar rupiah dan Bank BPD Sumsel- Babel 350 miliar rupiah.

“Proyek LRT Palembang sepanjang 23,4 kilometer dikerjakan oleh Waskita mulai Oktober 2015 sampai dengan bulan Juni tahun 2018, atau menjelang berlangsungnya Asian Games dengan nilai total kontrak 12,59 triliun rupiah,” jelas Corporate Secretary BNI, Ryan Kiryanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (2/10/2016).

Waskita dalam proyek tersebut mengerjakan pembangunan jalur termasuk konstruksi jalan layang, stasiun, dan fasilitas operasional. Dalam pelaksanaannya, mereka mendapat bantuan dari pemerintah daerah berupa kemudahan perijinan, keringanan biaya perijinan, serta fasilitas perpajakan dan kepabeanan sesuai ketentuan peraturan perundangan.

Berdasarkan Perpres 116/2015 jaringan LRT terdiri atas lintas pelayanan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II – Masjid Agung Palembang–Jakabaring Sport City. Panjang trase 23 kilometer dilengkapi dengan 13 stasiun dan sembilan sub stasiun, serta memiliki jembatan Sungai Musi, bentang sungai 350 meter.

Direktur Utama Waskita Karya Mohamma d Choliq mengungkapkan bahwa Proyek LRT Palembang secara fisik dapat diselesaikan pada bulan Februari 2018 sehingga masih ada waktu sekitar 4 bulan untuk uji coba. dan dapat digunakan pada Juni 2018.

Direktur Bisnis Korporasi BNI Herry Sidharta mengatakan pembangunan LRT, dalam jangka pendek, akan memberikan manfaat terhadap kelengkapan infrastruktur yang digunakan selama Pesta Olahraga Se-Asia tahun 2018, sedangkan untuk jangka panjang, LRT itu akan mempermudah mobilisasi penduduk Palembang dan sekitarnya. (mae/fkb)