donal2

Donald Trump Menuduh Warga Meksiko sebagai Pembawa Masalah di AS

FOKUSBISNIS.COM, MEXICO CITY Tahun depan, Presiden Obama akan mengakhiri kepemimpinannya memimpin Amerika Serikat selama 8 tahun. Saat ini sudah mulai muncul beberapa kandidat yang akan maju sebagai Presiden. Salah satunya adalah taipan property, Donald Trump. Trump yang telah mengumumkan maju sebagai bakal calon presiden untuk pemilu presiden AS tahun 2016, melontarkan celaan pada migran Meksiko sebagai pemerkosa. Hal ini mendapat kecaman dari pemerintah Meksiko.

Menteri Dalam Negeri Meksiko Angel Osorio Chong menyatakan, Trump berupaya menciptakan kontroversi lewat komentarnya tersebut.

“Pernyataan Donald Trump itu terlihat merugikan dan tidak masuk akal,” ujar Osorio Chong kepada para wartawan di Mexico City, ibukota Meksiko seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (17/6).

“Dia pastinya tidak tahu kontribusi yang diberikan para migran dari hampir semua negara di dunia, yang mendukung perkembangan Amerika Serikat,” cetus menteri Angel itu.

Sebelumnya, saat bicara di gedung miliknya, Trump Tower di New York pada Selasa (16/6) waktu setempat, Trump mencela lawan-lawan politiknya dan menyerang negara tetangga AS, Meksiko.

“Ketika Meksiko mengirimkan orang-orangnya, mereka tidak mengirimkan yang terbaik,” kata taipan properti itu. “Mereka mengirimkan orang-orang yang punya banyak masalah…. Mereka membawa narkoba. Mereka mendatangkan kejahatan. Mereka itu para pemerkosa,” cetusnya.

Trump pun berjanji akan membangun tembok raksasa di perbatasan sepanjang 3 ribu kilometer guna mencegah masuknya migran Meksiko ke AS.

“Saya akan membangun tembok besar, yang sangat besar di perbatasan selatan kita, dan saya akan membuat Meksiko membayar untuk tembok itu. Ingat kata-kata saya ini,” tegas pria berumur 69 tahun itu. (dsy)