Antena PX Dukung Migrasi Teknologi Analog ke Digital.

Antena PX Dukung Migrasi Teknologi Analog ke Digital

Fokusbisnis.com, Jakarta – Seiring perkembangan jaman serta kebijakan pemerintah Indonesia yang secara perlahan hendak mengganti teknologi siaran televisi (TV) dari analog ke digital, brand antena digital asal Taiwan yakni PX, gencar memasarkan produknya.

Direktur PT. Best Fortune Indonesia, Richard Liu selaku distributor resmi PX antena digital mengungkapkan bahwa untuk saat ini saja antena PX model HDA-5000 merupakan produk yang paling laris di pasaran Indonesia.

“PX antena digital HDA-5000 merupakan peraih TOP BRAND TAIWAN EXCELLENCE AWARDS 2016. Produk ini merupakan antena outdoor/indoor yang dilengkapi dengan booster dan power inserter,” kata Richard di Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Richard memaparkan, bahwa antena PX sebenarnya memiliki beberapa model, seperti DA-5700 yang juga dapat digunakan outdoor/indoor. Serta ada pula model DA-1201NP, DA-1203P, IA-200N, dan DA-3520A yang hanya bisa digunakan indoor. Namun katanya, yang paling laris adalah PX antena digital HDA-5000, sebab selain memiliki desain yang simpel, dimana metal di kedua sisi sangat mempengaruhi penangkapan sinyal dari dua arah, sehingga sinyal digital akan ditangkap lebih mudah.

“Antena digital ini juga anti air dan anti UV, aksesorisnya lengkap, terdapat wall mounting, pole mounting, power inserter, dan kabel coaxial, sehingga memudahkan pemasangan pada dinding atau jika ingin diletakkan di samping TV,” ujarnya.

Sementara itu Sales Assistant Manager PT. Best Fortune Indonesia, Al Afgani menyebutkan bahwa pesaing terberat antena PX ini di pasaran Indonesia adalah sebuah produk lokal. Pasalnya produk tersebut dijual di toko-toko tradisional pinggir jalan.

“Pesaingnya sih rata-rata di Indonesia itu produk import juga, tapi ada satu yang produk lokal, pabriknya di Bandung. Mereka lebih dominan di penjualan di toko tradisional pinggir jalan begitu. Tapi kalau di toko-toko modern boleh dibilang mereka tidak ada,” ucap Afgani.

Namun demikian Afgani mengaku tidak terlalu merisaukan hal tersebut, sebab 90 persen dari para pesaing itu memiliki teknologi antena lebih ke analog. Selain itu, produk-produk mereka hanya spesifik ke penggunaan di indoor atau outdoor saja.

“Mereka punya antena outdoor ya hanya untuk outdoor, dan indoor ya indoor. Outdoor-nya pun besar ukuran produknya. Kalau PX selain lebih kecil juga bisa indoor dan outdoor sekaligus. Jadi kalau males taruh diluar, bisa coba di dalam dulu,” jelasnya.

Lebih lanjut Afgani mengatakan bahwa PX antena digital HDA-5000 tersebut dapat dengan mudah didapatkan oleh masyarakat di sejumlah supermarket modern, antara lain seperti Lottemart, Carefour, Hypermart, serta Electronic City, Electronic Solution, dan Best Denki.

“Kemudian di toko online itu sudah banyak sekali, hampir semuanya ada. Masyarakat mungkin bisa searching di Google, ‘antena terbaik Indonesia’, itu pasti keluar antena PX ini. Itu bukan kita yang bikin ya, karena itu kan hasil review orang-orang,” ungkap dia.

Berbicara mengenai kelemahan, Afgani mengakui bahwa ada satu hal yang menjadi kelemahan produk antena digital PX, yakni dari segi harga. Namun PX katanya memberi jaminan bahwa produknya akan tahan lama, sehingga konsumen tidak akan merasa rugi.

“Karena harga kita memang lebih tinggi daripada yang lain. Ini Rp299 ribu harga retailnya. Tinggi memang, tapi dijamin akan bisa dipakai hingga 10 tahun, tak akan rusak atau hancur, dibanding produk lain yang Rp150 ribuan, tapi dalam 2-3 tahun harus ganti lagi,” tegasnya.

Kemudian selain itu, antena digital PX tersebut katanya merupakan satu-satunya produk antena di Indonesia yang memiliki garansi. Selama ini, katanya produk antena lain yang beredar di pasaran Indonesia tidak memiliki garansi.

“Kita satu-satunya produk antena yang memiliki garansi, 1 tahun. Dan kalau me-like page kita di Facebook, garansinya bertambah jadi 18 bulan. Jadi saat klaim, lampirkan saja alamat Facebook-nya, nanti akan tahu apakah sudah terdaftar di Facebook-nya kita,” tukas dia. (tri)